RSS

Arsip Bulanan: Desember 2009

Doa buat sahabat

Dulu, saat SMA, aku punya 2 orang sahabat, kemana2 selalu bertigaan termasuk berantem, hehehehe…berantem pun bertigaan karena gak berani berantem sama yang lain…hihihihi…nama mereka Asri dan Iin…sampai sekarang kami tetap berhubungan walaupun jarak dan kesibukan , tentu saja, membuat kami gak bisa kemana2 bertigaan…sekarang mesti ber…banyakkan lengkap dengan suami dan anak2…itupun hampir gak pernah karena Iin di Bengkulu, Asri di Lampung, aku … nyangsang di Tangerang. Kami bertiga (katanya) tomboy, karena bergaya rambut cepak, suaranya gede2 (iin dan asri gak sih, aku doang yg ngebass..hehehehe) dan emang teman kami lebih banyak laki2 daripada perempuan, kalaupun ada yg perempuan pasti bukan anak pendiam…(kalo anak2 pendiam, bisa budeg dan pusing kali ya…maen sama kami yang emang selalu ketawa-ketiwi, gak peduli jaman ujian juga…hehehehehe)

Di kelas kami, ada  anak laki2, namanya (alm) Tohap; dia sebenarnya lebih dekat dengan Asri dibanding ke aku dan Iin, tapi tetap saja aku ngerasa akrab (sok akrab tepatnya!) karena temannya asri kan temanku juga…(hihihi..maksa), apalagi Tohap memang anak yang baek, suka bercanda tapi gak kurang ajar, pinter terutama pelajaran bahasa Inggris, suka nolong…pokoknya baek deh…

Tamat dari SMA, aku kuliah di Jakarta, Tohap kuliah di salah satu perguruan tinggi di Bandung…terus yang aku dengar karena Tohap ngambil jurusan perhotelan, tamat dari kuliah dia kerja di luar negeri. Setelah itu lama aku gak tahu kabarnya lagi. Tiba2 beberapa tahun lalu , aku dengar Tohap sudah meninggal karena sakit.

Hari ini, aku kok inget lagi sama Tohap, dan jadi sedih banget…Aku kok semalam mimpi Tohap datang, bantuin aku bawain belanjaan (dasar emak2 , mimpi aja masih belanja sayur2an…sebel!!), di mimpi itu aku sadar kalo Tohap sudah meninggal, tapi aku gak takut sama sekali, malah sedih rasanya…dan di mimpi itu aku nanya gini :

Aku : “Hap, kalo nih, kamu ternyata umurnya pendek, karena sakit misalnya , (jadi rasanya di mimpi itu aku tahu dia sudah meninggal, tapi Tohapnya gak tau gitu lho..ngerti kan?) , loe gimana Hap? seandainya loe boleh hidup lagi dan ngulang hidup loe, apa loe akan berusaha supaya gak sakit..atau gimana?”

Tohap malah senyum, ngeliat ke mukaku lamaaaa sekali terus bilang : “Gak bisa Nen, udah mati ya mati, masak bisa hidup lagi” .

Aku ngotot : “seandainya???”

Tohap lagi2 cuma senyum , gak mau berandai2…Trus di mimpi itu, aku rasanya nyesel sekali, kalo aku tau Tohap akan meninggal dari dulu pasti aku bakalan baek2in dia terus, ntraktir dia terus juga mau, disuruh bantuin apa juga mau…

Kenapa Tohap muncul di mimpi semalam ya? Padahal gak pernah selama ini aku mimpiin Tohap, dan untuk catatan (penting banget!!!) Tohap ini BUKAN  teman laki2 yang aku taksir (heheheh…), JUGA GAK PERNAH naksir diriku (emang semua temen laki di SMA ku dulu gak ada yg naksir…hihihi…kata mereka “wong sama2 laki masak naksir2an” :P) , Tohap bener2 teman yang baek buat semua orang .

Atau karena justru aku udah mulai lupa makanya Tohap muncul lagi?

Ya Allah, ampuni segala dosanya, sayangi dia, sejahterakanlah dia,berikan dia tempat yang bagus di surgaMu ya Allah….Ya Allah, sesungguhnya dia telah datang menghadapMu dan Engkaulah sebaik-baik yang didatangi, muliakanlah kedatangannya dan luaskanlah jalannya…..amin.

Iklan
 
9 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 2, 2009 in nostalgia, satatan harian